Komite MIN 11 Banda Aceh Gelar Rapat Evaluasi dan Penyegaran Pengurus Diniyah Darul A’ilah

·

·

BANDA ACEH – Suasana kekeluargaan begitu terasa saat rapat evaluasi dan penyegaran kepengurusan program Diniyah Darul A’ilah MIN 11 Banda Aceh digelar pada Jumat, 20 Juni 2025. Rapat yang berlangsung di aula madrasah ini dipimpin langsung oleh Plt. Ketua Komite, H. Daska Azis, dan dihadiri oleh pengurus komite, pengurus Diniyah periode sebelumnya, serta para asatiz dan wali kelas.

Momentum ini menjadi bagian penting dari ikhtiar bersama dalam menyempurnakan mutu layanan pendidikan diniyah menjelang tahun ajaran baru 2025/2026. Dua pokok bahasan utama menjadi fokus pembicaraan: evaluasi pelaksanaan program Diniyah tahun ajaran 2024–2025 serta musyawarah untuk penyegaran kepengurusan periode mendatang.

Dalam suasana yang terbuka dan penuh kekeluargaan, para wali kelas menyampaikan masukan terkait pelaksanaan program. Berbagai hal teknis menjadi perhatian, mulai dari kondisi ruang belajar yang masih perlu peningkatan, fasilitas sanitasi yang perlu dibenahi, hingga sistem piket dan kebutuhan tambahan alat belajar. Namun secara umum, program Diniyah dinilai berjalan baik dan memberi pengaruh positif terhadap siswa.

Ustaz Fadli, Direktur Diniyah periode 2021–2024, yang juga hadir dalam rapat tersebut menyampaikan pentingnya penyegaran dan penguatan sinergi antar pengurus. Ia menekankan perlunya transparansi dan keberanian dalam menyampaikan evaluasi secara jujur demi perbaikan ke depan.

“Kita perlu duduk bersama seperti ini lebih sering. Supaya semua bisa menyampaikan kendala dan solusi. Tujuannya satu: pendidikan diniyah kita harus makin baik,” ujarnya.

Rapat juga mencatat adanya tantangan dalam hal pembiayaan. Bendahara diniyah melaporkan bahwa satu dua diantara siswa yang ada menunggak infag diniyah, meskipun gaji guru tetap bisa disalurkan tepat waktu. Kondisi ini ditanggapi positif oleh komite dengan komitmen untuk terus mencari jalan terbaik sesuai kemampuan anggaran.

Musyawarah kemudian dilanjutkan dengan pemungutan suara terbuka untuk memilih Direktur Diniyah periode selanjutnya. Dari 28 suara yang masuk, Ustaz Fadli kembali meraih kepercayaan dengan 22 suara. Ia pun resmi terpilih sebagai Direktur Diniyah MIN 11 Banda Aceh untuk periode berikutnya.

Dalam sambutannya, Ustaz Fadli menyampaikan harapan agar ke depan terjalin sinergi yang lebih erat antara pihak Diniyah dan madrasah.

“Kami berharap kami bisa menjadi bagian utuh dari keluarga besar MIN 11. Seperti adik yang tumbuh bersama dalam satu rumah – saling menguatkan, saling mendukung,” ungkapnya tulus.

Ia juga mengusulkan agar ke depan dijadwalkan pertemuan rutin bulanan antara pengurus Diniyah dan madrasah, sebagai wadah komunikasi terbuka dan forum silaturahmi.

Sementara itu, Plt. Ketua Komite, H. Daska Azis, menutup rapat dengan penuh semangat. Ia mengajak semua pihak untuk menjaga kolaborasi dan semangat gotong royong dalam mengembangkan program Diniyah yang telah menjadi identitas penting di MIN 11 Banda Aceh.

“Dengan segala keterbatasan yang kita miliki, mari kita maksimalkan potensi yang ada. Tujuan kita adalah mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia,” tegasnya.

Program Diniyah Darul A’ilah bukan sekadar pelajaran tambahan, tapi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pembentukan karakter siswa MIN 11. Evaluasi dan penyegaran ini diharapkan membawa semangat baru untuk terus menjaga dan menumbuhkan nilai-nilai Islam dalam setiap langkah pendidikan.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen − 6 =